- 1. Kebutuhan ekonomi sifatnya tidak terbatas.
- 2. Kelangkaan (scarcity) keersediaannya terbatas.
- 3. Pilihan (alternative)/ opportunity cost, pengguna sumberdaya untuk tujuan tertentu.
- 4. Konsep ekonomi dibedakan antara kebutuhan (need) dan keinginan (want).
Ilmu ekonomi : ilmu yang mempelajari bagaimana mengolah sumberdaya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tak terbatas.
· Permintaan efektif : keinginan yang disertai dengan daya jual beli.
· Barang ekonomi : barang yang dibutuhkan usaha untuk mendapatkannya.
· Barang bebas : barang yang tidak perlu usaha untuk mendapatkannya.
· Barang konsumsi : barang yang kita konsumsi.
· Barang modal : sejenis barang investasi.
· Barang akhir : barang yang sudah jadi.
· Barang ½ jadi : barang yang akan diproses menjadi output.
· Barang inferior : barang dimana pendapatan naik quantity turun, pendapatan turun quantity naik.
· Barang esensial : baarang yang disebut kebutuhan pookok. I naik Q naik, I turun Q turun.
· Barang normal : barang yang disebut biasa, jika tidak punya tidak ada efeknya.
TEORY PERMINTAAN
Permintaan adalah berbagai jumlah barang dan jasa yang diminta pada berbagai tingkat harga pada suatu waktu tertentu. Sedangkan, jumlah yang diminta adalah jumlah barang dan jasa yang diminta pada tingkat tertentu.
Factor yang mempengaruhi permintaan.
1. Harga : prize= harga=> negative => hokum permintaan ( jika I naik Q turun, I turun Q naik) CETERIS PARIBUS. Factor lain dianggap tetap / konstan.
2. Pendapatan : I => tergantung barang yang diminta. Inferiorkah atau normal.
3. Harga barang lain yang berkaitan :tergantung bentuk hubungan barang. Subtitusi= saling menggantikan, komplementer= saling melengkapi.
Contoh=
· Subtitusi = x = computer
Y = laptop
Dan ini termasuk positif (+) karena I naik Q juga naik, I turun Q turun.
· Komplementer = x = motor
Y = bensin
Ini termasuk negative (-) karena I naik Q turun, I turun Q naik.
4. Selera (+)
5. Ekspetasi => ramalan tentang keadaan yang akan datang. (+)/(-).
6. Jumlah penduduk (+).
PRODUKSI DAN PEMILIHAN INPUT:
Satu input variable
Produssen :
Produsen memilih teknologi dan kuantitas input yang digunakan dalam memproduksi barang dan jassa.
1. Teknologi adalah pengetahuan masyarakat tentang produksi. Pengetahuan tersebut mencakup :
- Proporsi pengkombinasian input dalam proses produksi.
- Jenis input yang dapat digunakan.
2. Tenaga kerja, modal, dan suberdaya alam merupakan input pokok dalam produksi. Tenaga kerja adalah setiap input insani. Modal adalah setiap input buatan manusia, seperti gedung, jalan raya, mesin-mesin. Sedangkan sumber daya alam adalah hadiah (gifts) dari alam, seperti tanah, pepohonan, cadangan bijih besi.
Asumsi – asumsi Pokok Perilaku Produsen
1. Output dihubungkan dengan input dan teknologi oleh fungsi produksi. Fungsi produksi adalah suatu pernyataan yang menghubungkan kuantitas berbagai input dengan berbagai tingkat output, dengan teknologi tertentu
Output = Q (tenaga kerja, modal, sumber daya alam, teknologi)
2. Harga- harga input dan teknologi diketahui produsen; produsen menerima harga-harga dan teknologi sebagai hal yang given.
3. Produsen memilih input dan teknologi yang meminimumkan biaya produksi dalam menghasilkan sejumlah barang tertentu, ceteris paribus.
4. Teknologi adalah “terkandung” (embedded) di dalam input, khususnya barang – barang capital seperti pabrik dan peralatan.
Efisiensi Teknis Fungsi Produksi
Fungsi produksi harus efisien secara teknis dan tunduk kepada the law diminishing returns. Ciri-ciritersebut “membaatasi” hubungan input dan output.
Input tetap = (fixed input) adalah factor produksiyang kuantitasnya tidak tergantung pada output,seperti gedung. Input tetap akan selalu ada walaupu output turun sampaidengan nol.
Input variable = (variable input) adalah factor – factor produksi yang kuantitasnya berpengaruh langsung terhadap output, misalnya bahan baku.
Contoh : pembangkit listrik tenaga air mempunyai input tetap dan input variable. Bendungan merupakan input tetap, ia tak dapat dibangun dan dirobohkan dengan gampang. Air terjunyang jatuh pada turbin merupakan input variable: jumlah listrik yang dihasilkan tergantung pada kuantitas air yang jatuh.
Fungsi produksi tunduk pada the law of diminishing returns. Hukum ini menyatakan bahwa jika semua inputadalah konstan sedangkan satu input dapat berubah-ubah, maka setelah melampui sebuah titik tertentu tambahan output total yang dihasilkan dari setiap unit tambahan input variable akan menurun.
Pilihan produsen tergantung pada periode waktu tertentu
Pilihan produsen akan teknologi dan kombinasi – kombinasi input yang digunakan dalam proses produksi tergantung pada pertimbangan waktu yaitu apakah jangka panjang atau jangka pendek.
1. Jangka pendek, adalah suatu periode waktu dimana paling tidak satu input adalah tetap dan kuantitasnya tidak dapat diubah – ubah.
2. Jangka panjang, adalah suatu periode waktu yang cukup panjang dimana semua input dan teknologi dimungkinkan untuk berubah-ubah. Dalam jangka panjang semua input adalah variable.
Sebenarnya tidak ada batasan waktu yang ketat mengenai pengertian periode waktu jangka pendek atau jangka panjang ini.
TAHAP TAHAP PRODUKSI
Tidak semua bagian kurva produksi sama menariknya bagi produsen. Meminimumkan biaya bagi produsen berarti tidak akan menggunakan input pada tingkat dimana MP negative. Kurva AP dan MP dapat digunakan untuk mengidentifikasikan tahap –tahap (daerah) produksi:
- Tahap I : AP menaik; MP positif dan lebih besar dari AP.
- Tahap II : AP dan MP menurun; MP lebih kecil dari AP, tetapi masih positif.
- Tahap III : AP menurun; MP negative
Tingkat pengguaan input yang optimal secara ekonomis adalah pada tahap II.
Contoh : skedul AP dan MP yang ditunjukan di bawah ini dibagi dalam tahap I, tahap II, dan tahap III. Produsen tidak akan mau berproduksi pada tahap I, karena pada tahap I tersebut jika produsen menggaji unit pertama dari input variable tersebut, akan lebih menguntungkan untuk menggaji unit kedua, ketiga, dan seterusnya sampai pada batas tahap II. Produsen tidak memperbesar penggunaan input variable sampai tahap III, karena TP akan menurun , padahal output yang dihasilkan dengan sumber daya (input) yang lebih sedikit.
Cara untuk menentukan tingkat input adalah mudah, tergantung pada tingkat output yang diinginkan. Produsen akan menentukan jumlah input variable yang sesuai dengan jumlah output yang diinginkan pada kurva TP.
RANGKUMAN DETAIL.
1. Produsen adalah unit-unit usaha yang memilih teknologi dan input-input untuk memproduksi barang dan jasa.
2. Teknologi adalah pengetahuan masyarakat tentang teknik-teknik produksi.
3. Secara umum input diklasifikasikan sebagai tentang kerja, modal dan sumberdaya alam. Tenaga kerja adalah setiap input insani yang digunakan dalam kegiatan produksi. Modal adalah setiap input yang dibuat manusia untuk kegiatan produksi.
4. Model perilaku konsumen menganggap satu fungsi produksi teknologi dan harga – harga input adalah given, produsen meminimumkan biaya produksi dan teknologi tersebut biasanya terkandung di dalam input.
5. Fungsi produksi adalah suatu pernyataan yang menghubungkan kuantitas berbagai input dengan berbagai tingkat input,dengan teknologi tertentu.
6. Fungsi produksi efisien secara teknis memungkinkan beberapa input yang berbeda dan tunduk pada the law of diminishing returns.
7. Kombinasi input yang efisien secara teknis adalah jika terjadi penurunandari setiap input akan mengakibatkan penurunan output, ceteris paribus.
8. The law of diminishing returns menganggap bahwa jika input-input lain dianggap tetap sementara satu input diubah-ubah, sampai pada suatu titik maka tambahan output total yangdisebabkan oleh tambahan input variable akan menurun.
9. Input tetapadalah factor produksi yang kuantitasnya tidak tergantung pada output. Input variable adalah factor produksi yang kuantitaasnya berpengaruh lansung terhadap output.
10. Jangka pendek adalah periode waktu dimana paling tidak satu input adlah tetap dan kuantitasnya tidak berubah. Jangka panjang adalah periode waktu yang cukup panjang dimana semua input dan teknologi dimungkinkan untuk berubah-0ubah.
11. Marginal product (MP) dari suatu input adalah perubahan TP yang disebabkan oleh perubahan satu unit input variable.
12. Average product (AP) adalah output total dibagi input : AP = (Q/unit input).
13. MP menunjukan slope dari kurva TP. AP bias diperoleh dengan mencari slope dari “berkas sinar” dari titikasal menuju suatu titik pada kurva TP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar